Panduan · Streamy Panel
Panduan Operasional untuk Pengguna
Panduan ini menjelaskan cara mengoperasikan stasiun radio Anda di Streamy Panel: melakukan siaran live dengan Winamp + SHOUTcast DSP, mengelola AutoDJ, serta memahami perbedaan mode Direct source dan DJ.
1. Konsep Dasar
Sebelum mulai, pahami tiga istilah ini:
| Istilah | Artinya |
|---|---|
| Station (stasiun) | Radio Anda: satu server Shoutcast dengan host, port, format (MP3/AAC), bitrate, dan batas pendengar. |
| AutoDJ | Lantunan murottal otomatis. Server memutar playlist dari pustaka media Anda tanpa perlu DJ online. |
| Source / DJ | Sumber audio live yang Anda kirim dari komputer (Winamp, Mixxx, BUTT, SAM Broadcaster, dsb.). Saat DJ connect, siaran live otomatis mengambil alih dari AutoDJ. Saat DJ disconnect, AutoDJ lanjut otomatis tanpa hening. |
Ada dua jenis stasiun di Streamy Panel:
- Stasiun biasa (dengan AutoDJ) — punya media library, playlist, jadwal, dan DJ port khusus untuk siaran live.
- Stasiun live-only — hanya bisa siaran ketika DJ online. Tidak ada AutoDJ, tidak ada DJ port. Pendengar tidak mendengar apa pun sampai Anda connect.
Tipe stasiun ditentukan admin saat pembuatan. Di daftar stasiun, stasiun live-only ditandai badge Live only.
2. Masuk ke Panel dan Halaman Stasiun
- Buka alamat panel Anda, misalnya
https://panel.radioanda.com, lalu login dengan email dan password yang diberikan admin. - Halaman pertama adalah daftar stasiun: status (LIVE/STOPPED), format dan bitrate, port, jumlah pendengar real-time, serta tombol Start / Stop.
- Badge AutoDJ = lantunan murottal otomatis sedang aktif di stasiun itu.
- Jumlah pendengar menyegarkan otomatis setiap 15 detik tanpa perlu reload.
- Klik nama stasiun untuk membuka Station Console — pusat kendali Anda.
Di console Anda menemukan:
- Start / Stop / Restart — menghidupkan atau mematikan server siaran.
- Tombol AutoDJ: Active/Standby — menyalakan/mematikan lantunan otomatis.
- Tab Overview, Media library, Playlists, Schedule matrix.
- Connection telemetry — host, port, dan source password (klik ikon mata untuk melihat, ikon salin untuk menyalin).
- Bagian DJ / live source — kredensial untuk siaran live.
Penting: tombol AutoDJ hanya aktif jika stasiun sudah RUNNING. Jadi urutannya selalu: Start stasiun dulu, baru nyalakan AutoDJ.
3. Siaran Live dengan Winamp dan SHOUTcast DSP
Cara paling umum untuk siaran live dari komputer Windows: Winamp + plugin SHOUTcast Source DSP.
3.1 Yang perlu disiapkan
- Winamp 5.9 (atau lebih baru) — winamp.com
- Plugin SHOUTcast Source DSP for Winamp — unduh dari shoutcast.com/broadcast-tools (pilih SHOUTcast Source DSP Plug-in).
- Kredensial DJ dari Station Console → bagian DJ / live source (DNASv2 / Shoutcast):
Parameter Nilai Server host host panel Anda, misal panel.radioanda.comDJ port angka di baris DJ port (v1 + v2 auto-detect), misal 9010DJ login ID djDJ password sama dengan source password stasiun
3.2 Install plugin
- Jalankan installer DSP, arahkan ke folder Winamp Anda (biasanya
C:\Program Files (x86)\Winamp). - Buka Winamp →
Options(Ctrl+P) →Plug-ins→DSP/Effect→ pilih Nullsoft SHOUTcast Source DSP. - Jendela DSP terbuka. Winamp harus tetap berjalan selama siaran (bisa diminimalkan).
3.3 Konfigurasi DSP
Tab Output (Output 1):
- Address: host panel Anda, misal
panel.radioanda.com - Port: DJ port Anda, misal
9010 - User ID:
dj - Password: DJ password (source password). Centang Remember password agar tidak mengetik ulang.
- Mode koneksi: pilih DNASv2 (disarankan). Mode Shoutcast v1 juga didukung — panel mendeteksi keduanya otomatis di port yang sama.
- Aktifkan Automatic reconnection supaya koneksi pulih sendiri bila internet terputus sebentar.
Tab Encoder (Encoder 1):
- Encoder Type: MP3
- Settings: samakan dengan stasiun Anda, misal
128kbps, 44100 Hz, Stereo. Audio DJ di-encode ulang oleh server sesuai format stasiun, jadi ketidakcocokan bitrate tidak fatal — tapi menyeragamkan memberi kualitas terbaik.
Tab Yellowpages (opsional, tapi bagus untuk tampilan):
- Stream Name: nama siaran Anda (misal "Radio Murottal 24 Jam").
- Genre, URL, dan Description boleh diisi sesuai selera. Ini yang dilihat pendengar di pemutar radio mereka.
Tab Input:
- Input Device:
Winamp (Recommended)untuk memutar file murottal dari Winamp, atauSoundcard Inputjika ingin menyiarkan mikrofon / line-in (misal mixer atau kajian/talkshow). Untuk mode soundcard, atur Input Configures ke44100 Hz, Stereo. - Di mode Soundcard, gunakan tombol Push to Talk atau centang Lock agar mic terus aktif.
3.4 Mulai siaran
- Pastikan stasiun RUNNING (di console, lampu status hijau/LIVE). Jika AutoDJ belum jalan, nyalakan dulu lewat tombol AutoDJ: Standby — DJ port hanya terbuka saat AutoDJ aktif.
- Kembali ke tab Output di DSP, klik Connect.
- Status berubah menjadi Sent xxx bytes yang terus bertambah = Anda sedang live.
- Cek di panel: Now playing berganti sesuai lantunan Anda, dan pendengar mulai mendengar suara Anda (bukan AutoDJ).
Selama Anda live, AutoDJ otomatis pause. Saat Anda klik Disconnect (atau Winamp ditutup), AutoDJ menyambung kembali otomatis dalam beberapa detik hingga ± 30 detik.
Judul (now playing): DSP mengirim judul otomatis dari file yang diputar Winamp. Saat DJ disconnect, judul kembali mengikuti AutoDJ.
4. Mengelola AutoDJ
AutoDJ memutar playlist murottal Anda 24 jam tanpa DJ. Alur kerjanya: upload media → susun playlist → aktifkan playlist → (opsional) atur jadwal → start AutoDJ.
4.1 Menyalakan dan mematikan AutoDJ
- Di Station Console, klik AutoDJ: Standby untuk menyalakan, AutoDJ: Active untuk mematikan. Stasiun harus RUNNING dulu.
- Di halaman daftar stasiun, tombol Start all AutoDJ menyalakan AutoDJ untuk semua stasiun live sekaligus.
4.2 Upload media (tab Media library)
- Buka tab Media library.
- Klik Upload atau seret-dan-lepas file ke area upload. Unggah banyak file sekaligus didukung.
- Format yang diterima: MP3, AAC, OGG, FLAC, WAV, M4A. Ukuran maksimum per file 200 MB.
- Gunakan folder untuk mengelompokkan (misal folder "Murottal", "Majelis", "Spanduk Pengumuman"): buat folder lewat kolom nama di atas, klik nama folder untuk memfilter tampilan, dan upload saat folder dipilih agar file langsung masuk ke folder itu.
- Bar storage di atas menunjukkan kuota yang terpakai. Melebihi kuota = upload ditolak.
- Hapus file dengan ikon tempat sampah. Menambah/menghapus file tidak otomatis mengubah playlist yang sudah ada — playlist lama bisa menunjukkan file yang sudah dihapus sampai Anda memperbaruinya.
4.3 Menyusun playlist (tab Playlists)
- Tulis nama playlist (misal "Murottal Pagi") lalu klik Create.
- Klik playlist untuk membukanya. Tambahkan isi dengan dua cara:
- Add media: pilih satu file dari media library, atau
- Add folder: seret seluruh isi folder sekaligus.
- Atur mode playlist:
- Shuffle — urutan acak (default, cocok untuk rotasi umum).
- Sequential — sesuai urutan daftar. Susun ulang dengan drag-and-drop baris file.
- Klik Activate agar playlist ikut diputar AutoDJ. Beberapa playlist bisa aktif bersamaan — isinya digabung dan diacak antar playlist. Nonaktifkan dengan Deactivate.
- Menghapus playlist tidak menghapus file dari media library.
4.4 Jadwal rotasi (tab Schedule matrix)
Buat blok jadwal agar playlist tertentu hanya diputar pada jam tertentu, misal playlist "Murottal Tahajud" tiap malam atau "Kajian" tiap Jumat pagi:
- Klik Add block.
- Pilih playlist, centang hari (Sen–Min), atur jam mulai dan jam selesai (format 24 jam), lalu isi priority.
- Priority mengatur siapa yang menang bila dua jadwal bertabrakan pada jam yang sama — angka lebih tinggi lebih diprioritaskan (default 10).
- Jika tidak ada jadwal yang cocok dengan waktu sekarang, AutoDJ memutar playlist aktif yang tidak terjadwal (fallback).
Perubahan media/playlist/jadwal dibaca ulang oleh AutoDJ otomatis — tidak perlu restart. Jika merasa rotasi tidak berubah, matikan lalu nyalakan AutoDJ.
4.5 AutoDJ + DJ live bekerja sama
| Kejadian | Hasil |
|---|---|
| DJ connect ke DJ port | Siaran live langsung menggantikan AutoDJ (preempt). |
| DJ disconnect | AutoDJ menyambung otomatis dalam ± 30 detik. |
| Ada DJ lain connect saat satu DJ sudah live | Ditolak server — slot DJ hanya satu per stasiun. |
5. Direct Source vs DJ: Kapan Pakai yang Mana
Ada dua jalur untuk mengirim audio ke stasiun Anda. Panel menentukan jalur mana yang tersedia berdasarkan tipe stasiun.
5.1 DJ port (stasiun dengan AutoDJ)
Ini jalur di Bagian 3 di atas: Winamp DSP connect ke DJ port, login dj, password source password.
Karakteristik:
- DJ port hanya aktif saat AutoDJ berjalan.
- Konek DJ otomatis preempt AutoDJ; disconnect otomatis kembali ke AutoDJ — pendengar tidak mendengar keheningan.
- Cocok untuk: siaran live sesekali di atas lantunan murottal 24 jam (model paling umum).
5.2 Direct source / live-only (connect langsung ke port server)
Pada stasiun live-only, tidak ada AutoDJ dan tidak ada DJ port. Anda connect langsung ke port utama stasiun:
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Address | host panel Anda, misal panel.radioanda.com |
| Live source port | port utama stasiun (di console tertulis Live source port), misal 9000 |
| User ID | dj (boleh diisi apa pun) |
| Password | source password stasiun |
Di Winamp DSP: isikan Output dengan port tersebut, mode DNASv2 atau Shoutcast v1 sama-sama diterima. Aplikasi lain (Mixxx, BUTT, SAM Broadcaster, aplikasi Android/iOS Icecast) juga bisa dipakai dengan kredensial yang sama.
Karakteristik:
- Siaran hening sampai Anda connect — pendengar yang membuka stream menunggu tanpa suara.
- Anda disconnect = siaran hening kembali. Tidak ada cadangan AutoDJ.
- Cocok untuk: stasiun acara khusus, siaran komunitas yang hanya hidup pada jam tertentu, atau penggunaan sebagai endpoint relay dari encoder/mixer hardware.
5.3 Ringkasan perbedaan
| Stasiun AutoDJ | Stasiun live-only | |
|---|---|---|
| Port tujuan DJ | DJ port (mis. 9010) | Port utama stasiun (mis. 9000) |
| Login | dj + source password | user bebas + source password |
| AutoDJ 24 jam | Ya | Tidak (hening tanpa DJ) |
| Saat DJ disconnect | AutoDJ lanjut otomatis | Hening |
| Media library / playlist / jadwal | Ada | Tidak ada |
| DJ port butuh AutoDJ aktif | Ya | Tidak berlaku (tak ada DJ port) |
6. Mengelola Pendengar (Listener)
Di Station Console, bagian Active listeners (menyegarkan tiap 8 detik):
- IP address dan client user-agent tiap pendengar yang sedang tersambung.
- Tombol Ban IP memutus dan memblokir pendengar tersebut agar tidak bisa menyambung lagi. Gunakan untuk penyadap bandwidth atau penyalahgunaan — bukan untuk pembalasan.
- Kartu statistik di atasnya menunjukkan listeners, unique listeners, dan bitrate/encoding real-time, plus grafik riwayat pendengar.
7. Troubleshooting
| Gejala | Sebab & solusi |
|---|---|
| DSP connect terus gagal | Cek: stasiun RUNNING, AutoDJ aktif (DJ port terbuka), Address/Port/User ID/Password sesuai bagian 3.1. Port tujuan adalah DJ port, bukan port stasiun. |
| Warning di console: "DJ port offline" | AutoDJ sedang standby. Nyalakan AutoDJ, DJ port langsung terbuka. |
| Connect berhasil tapi pendengar tetap dengar AutoDJ | Beri waktu ± 30 detik. Bila tetap, disconnect dan connect ulang DSP. |
| Judul tidak berubah di pemutar | DSP tab Yellowpages/Input: pastikan Enable Title Updates aktif dan file punya metadata ID3. |
| Upload ditolak "exceeds quota" | Kuota stasiun penuh — hapus file lama di Media library atau hubungi admin untuk menaikkan kuota. |
| Upload ditolak "unsupported file type" | Hanya MP3/AAC/OGG/FLAC/WAV/M4A. Konversi dulu bila formatnya lain (misal WMA). |
| AutoDJ tidak memutar file baru | Pastikan playlist berisi file tsb dan playlist di-Activate; jika perlu restart AutoDJ. |
| Stasiun tidak mau Start | Kemungkinan stasiun Suspended oleh admin (badge oranye). Hubungi admin. |
| Pendengar tidak bisa membuka stream | Port stream stasiun Anda (mis. 9000) harus terbuka di firewall; URL pendengar yang benar adalah http://host:port/; (dengan titik-koma) — dipakai apa adanya di Winamp/iTunes/VLC atau pemutar online. Tanpa /; yang terbuka adalah halaman status, bukan audio. |
| Password tidak jalan setelah diganti admin | Password lama yang tersimpan di DSP tidak berlaku lagi. Salin password baru dari console (ikon salin) dan perbarui DSP. |
Lampiran: Ringkasan Kredensial
| Kebutuhan | Ambil dari | Nilai |
|---|---|---|
| Dengar siaran | bagikan ke pendengar | http://<host>:<port stasiun>/; (contoh: http://streamy1.radioislam.my.id:9000/;) |
| Siaran live via DJ port | console → DJ / live source | host + DJ port + user dj + source password |
| Siaran live-only | console → Live source port | host + port stasiun + source password |
| AutoDJ | tab Media library / Playlists / Schedule | upload → playlist → activate → AutoDJ on |
Jika masih bermasalah setelah panduan ini, hubungi admin panel Anda dan sertakan: nama stasiun, waktu kejadian, dan pesan error yang tampil di console/DSP.